Jumat, 17 Maret 2023

MAKALAH UPAYA PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA UNTUK MENANGGULANGI PENGANGGURAN

 

MAKALAH

UPAYA PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA UNTUK MENANGGULANGI PENGANGGURAN


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                                                           i

DAFTAR ISI                                                                                                                          ii

BAB I PENDAHULUAN                                                                                                      1

A.   Latar Belakang                                                                                                         1

B.   Rumusan Masalah                                                                                                  1

C.   Tujuan                                                                                                                       2

BAB II PEMBAHASAN                                                                                                       3

A.   Pengertian Pengangguran                                                                                     3

B.   Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian dan Kehidupan Sosial    3

C.   Cara Mengatasi Pengangguran                                                                            3

D.   Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Pengangguran                                      4

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN                                                                                6

A.   Kesimpulan                                                                                                              6

B.   Saran                                                                                                                         6

DAFTAR PUSTAKA                                                                                                            8

 

 BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Salah  satu  masalah  pokok  yang  dihadapi bangsa  dan negara  Indonesia  adalah masalah pengangguran.  Pengangguran yang  tinggi  berdampak  langsung  maupun tidak  langsung  terhadap  kemiskinan, kriminalitas  dan  masalah-masalah  sosial politik  yang  juga  semakin  meningkat. Dengan jumlah angkatan kerja yang cukup besar,  arus  migrasi  yang  terus  mengalir, serta  dampak  krisis  ekonomi  yang berkepanjangan  sampai  saat  ini,  membuat permasalahan  tenaga  kerja  menjadi  sangat besar  dan  kompleks. Negara berkembang seringkali dihadapkan dengan  besarnya  angka  pengangguran karena  sempitnya  lapangan  pekerjaan  dan besarnya  jumlah  penduduk.  Sempitnya lapangan  pekerjaan  dikarenakan  karena faktor  kelangkaan  modal  untuk berinvestasi. Hal  ini  akibat  dari  krisis finansial  yang  memporak-porandakan perkonomian  nasional.

Pengangguran terjadi disebabkan antara lain, yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja. Juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja.Selain itu juga kurang efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja.

B.   Rumusan Masalah

1.    Apa yang dimaksud dengan pengangguran

2.    Apa saja dampak dari pengangguran terhadap perekonomian dan kehidupan sosial

3.    Bagaimana cara mengatasi pengangguran

4.    Kebijakan pemerintah dalam mengatasi pengangguran

C.   Tujuan

1.    Mengetahui arti dari pengangguran

2.    Mengetahui dampak dari pengangguran terhadap perekonomian dan kehidupan sosial

3.    Mengetahui cara untuk mengatasi pengangguran

4.    Mengetahui kebijakan pemerintah dalam mengatasi pengangguran


BAB II

PEMBAHASAN

A.   Pengertian Pengangguran

Pengangguran  adalah  orang  yang  masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja yang  karena  sesuatu  hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.

Setengah  Pengangguran  adalah bagian dari angkatan kerja yang bekerja di bawah  jam  kerja  normal  (kurang  dari  35 jam  seminggu).  Setengah  pengangguran dibagi  menjadi  dua  kelompok  : Setengah Penganggur  Terpaksa,  yaitu  mereka  yang bekerja  dibawah  jam  kerja  normal  dan masih  mencari  pekerjaan  atau  masih bersedia menerima pekerjaan lain. Setengah  Penganggur  Sukarela, yaitu  mereka  yang  bekerja  di  bawah  jam kerja  normal  tetapi  tidak mencari pekerjaan  atau  tidak  bersedia  menerima pekerjaan  lain.

B.   Dampak Pengangguran Terhadap Perekonomian dan Kehidupan Sosial

1.    Menurunkan pendapatan masyarakat

2.    Menurunkan tingkat investasi modal

3.    Menurunkan penerimaan pemerintahan

4.    Menurunkan keterampilan masyarakat

5.    Meningkatkan biaya sosial.

C.   Cara Mengatasi Pengangguran

1.    Meningkatkan mutu pendidikan,

2.    Meningkatkan latihan kerja untuk memenuhi kebutuhan keterampilan sesuai tuntutan industri modern,

3.     Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan,

4.    Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal,

5.    Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya, 

6.     Membuka kesempatan kerja ke luar negeri

D.   Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Pengangguran

Kondisi Indonesia masalah pengangguran harus dapat diatasi dengan berbagai upaya. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan sesuai dengan UUD 45 pasal 27 ayat 2. Sebagai solusi  pengangguran  berbagai  strategi  dan kebijakan  dapat  ditempuh,  untuk itu diperlukan kebijakan yaitu :

1.    Pemerintah memberikan bantuan wawasan, pengetahuan dan kemampuan jiwa kewirausahaan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berupa bimbingan teknis dan manajemen memberikan bantuan modal lunak jangka panjang, perluasan pasar. Serta pemberian fasilitas khusus agar dapat tumbuh secara mandiri dan andal bersaing di bidangnya. Mendorong terbentuknya kelompok usaha bersama dan lingkungan usaha yang menunjang dan mendorong terwujudnya pengusaha kecil dan menengah yang mampu mengembangkan usaha, menguasai teknologi dan informasi pasar dan peningkatan pola kemitraan UKM dengan BUMN, BUMD, BUMS dan pihak lainnya.

2.    Segera melakukan pembenahan, pembangunan dan pengembangan kawasan-kawasan, khususnya daerah yang tertinggal dan terpencil sebagai prioritas dengan membangun fasilitas transportasi dan komunikasi. Ini akan membuka lapangan kerja bagi para penganggur di berbagai jenis tingkatan. Harapan akan berkembangnya potensi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik potensi sumber daya alam, sumber daya manusia.

3.    Membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan penganggur.

4.    Segera menyederhanakan perizinan dan peningkatan keamanan karena terlalu banyak jenis perizinan yang menghambat investasi baik Penanamaan Modal Asing maupun Penanaman Modal Dalam Negeri

5.    Mengembangkan sektor pariwisata dan kebudayaan Indonesia (khususnya daerah-daerah yang belum tergali potensinya)

6.    Melakukan program sinergi antar BUMN atau BUMS yang memiliki keterkaitan usaha atau hasil produksi akan saling mengisi kebutuhan.

7.    Dengan memperlambat laju pertumbuhan penduduk (meminimalisirkan menikah pada usia dini)

8.    Segera harus disempurnakan kurikulum dan sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Sistem pendidikan dan kurikulum sangat menentukan kualitas pendidikan yang berorientasi kompetensi.Karena sebagian besar para penganggur adalah para lulusan perguruan tinggi yang tidak siap menghadapi dunia kerja.


BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

A.   Kesimpulan

Pengangguran adalah problem yang terus menumpuk. Bertambah dari tahun ke tahun.  Persoalan  pengangguran  bukan sekedar  bertumpu  pada  makin menyempitnya  dunia  kerja,  tetapi  juga rendahnya  kualitas  SDM  (sumber  daya manusia) yang kita punyai. Pengangguran terjadi disebabkan antara lain, yaitu karena jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja.Juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja.

Ketidakmerataan pendapatan karyawan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik juga sangat berpengaruh terhadap ketenagakerjaan di Indonesia. Semua permasalahan hal diatas tampaknya sudah dipahami oleh pembuat kebijakan (Decision Maker). Namun hal yang tampaknya kurang dipahami adalah bahwa masalah ketenagakerjaan atau pengangguran bersifat multidimensi, sehingga juga memerlukan cara pemecahan yang multidimensi pula.

B.   Saran

Pemerintah harus bisa mengeluarkan kebijakan  yang  bisa  terciptanya lapangan  pekerjaan,  serta menjalankan  kebijakan  yang konsisten  tersebut  dengan  sungguh-sungguh  sampai  terlihat  hasil  yang maksimal. Pemerintah memberikan penyuluhan, pembinaan  dan  pelatihan  kerja kepada  masyarakat  untuk  bisa menciptakan  lapangan  pekerjaan sendiri  sesuai  dengan  kemampuan dan  minatnya  masing-masing  untuk mengembangkan  kompetensi  kerja guna  meningkatkan  kemampuan, produktifitas dan kesejahteraan.


DAFTAR PUSTAKA

https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/pengaruh-pengangguran-terhadap-perekonomian-negara/#:~:text=Pengangguran%20sangat%20berpengaruh%20terhadap%20perekonomian,merupakan%20pengaruh%20dari%20adanya%20pengangguran.

https://zenaoke.wordpress.com/2012/04/17/makalah-pengangguran/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengelolaan Pemberdayaan Masyarakat

  RESUME PENGELOLAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Disusun oleh, Putry Anjani  PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH FAKULTAS KEGURU...